KADEMANGAN – Warga Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, digegerkan dengan penemuan sesosok jenazah pria tanpa identitas di lahan kosong dekat kawasan Pantai Permata, Sabtu (4/9) siang.
Korban pertama kali ditemukan oleh Samuji, 60, warga Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan. Saat itu, Samuji tengah mencari burung di sekitar lokasi. Namun, aktivitasnya mendadak terhenti setelah melihat tubuh seorang pria tergeletak di lahan tersebut.
Kapolsek Kademangan Kompol Suharsono menjelaskan, awalnya saksi berjalan ke arah selatan ketika melihat seseorang terbaring di tanah. Karena merasa curiga, ia kemudian mendekati korban untuk memastikan kondisinya.
"Setelah dicek dari dekat, korban sudah dalam keadaan tidak bergerak dan diduga telah meninggal dunia," ujar Suharsono.
Saat ditemukan, korban mengenakan sweater berwarna merah serta sarung cokelat bermotif hitam. Menyadari situasi tersebut, Samuji segera memberi tahu warga sekitar dan melaporkan temuannya kepada pihak kepolisian.
Tak lama kemudian, laporan juga disampaikan oleh Nunung, 44, warga Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, yang saat itu berada tidak jauh dari lokasi kejadian. Perempuan tersebut mendatangi tempat penemuan sekitar pukul 14.00 WIB dan turut menghubungi petugas.
Menerima laporan tersebut, anggota Polsek Kademangan bersama tim identifikasi Polres Probolinggo Kota langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Setelah proses identifikasi awal selesai, jenazah dievakuasi ke kamar jenazah RSUD dr. Mohammad Saleh untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Dalam olah TKP, polisi menemukan sejumlah barang dan petunjuk yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut. Sandal kanan korban ditemukan sekitar delapan meter dari posisi jenazah, sedangkan sandal kirinya berada sekitar 10 meter dari lokasi tubuh korban. Selain itu, petugas juga menemukan bercak darah yang diduga berasal dari bagian belakang kepala korban.
Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota AKP Didik Hariyono mengatakan, hingga kini pihaknya masih menyelidiki identitas korban sekaligus penyebab pasti kematiannya. Polisi belum dapat menyimpulkan apakah korban meninggal akibat tindak pidana atau sebab lainnya.
Berdasarkan pemeriksaan awal, petugas menemukan sejumlah luka pada tubuh korban yang diduga disebabkan oleh benda tajam. Luka tersebut berada di sekitar mata kanan, bibir kiri, dahi, leher, serta bagian belakang kepala.
"Untuk memastikan penyebab kematian korban, kami akan melakukan autopsi bekerja sama dengan Polda Jawa Timur," kata Didik.
Polisi juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri mengenakan sweater merah dan sarung cokelat bermotif hitam agar segera menghubungi Polres Probolinggo Kota atau mendatangi RSUD dr. Mohammad Saleh guna membantu proses identifikasi korban.(red/lis)
0 Komentar