MOJOKERTO- Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga terus berupaya meningkatkan keselamatan pengguna jalan di jalur ekstrem Jalan Raya Pacet–Cangar, tepatnya di wilayah Desa/Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Upaya tersebut dilakukan dengan memperbaiki tiga titik yang selama ini dikenal rawan kecelakaan, terutama akibat kendaraan mengalami rem blong saat melintasi turunan curam.
Perbaikan dilaksanakan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Jalan dan Jembatan (PJJ) Mojokerto sejak Minggu (28/6) hingga Senin (29/6). Kegiatan difokuskan di Tikungan Obech serta dua jalur penyelamat yang berada di kawasan turunan Gotekan. Pada proses pemeliharaan tersebut, petugas menambahkan sekitar 500 karung sekam sebagai media penghenti kendaraan yang kehilangan kendali.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Wilayah 1 Mojokerto UPT PJJ Mojokerto Dinas PU Bina Marga Jawa Timur, Tri Cahyo Utomo, menjelaskan bahwa penambahan karung sekam bertujuan mempertebal dinding penyelamat pada jalur darurat. Langkah ini dinilai penting mengingat kawasan Gotekan dan Tikungan Obech memiliki tingkat risiko kecelakaan yang cukup tinggi karena karakteristik jalan yang menurun tajam dan berkelok.
Menurutnya, sekam dipilih karena terbukti efektif memperlambat hingga menghentikan laju kendaraan, khususnya sepeda motor maupun kendaraan yang mengalami kegagalan fungsi sistem pengereman. Dengan jarak jalur penyelamat yang relatif terbatas, material sekam mampu menyerap energi benturan sehingga kendaraan dapat berhenti dengan lebih aman dan meminimalkan risiko cedera bagi pengendara.
Selain sebagai bagian dari pemeliharaan rutin infrastruktur jalan, perbaikan ini juga dilakukan untuk mengantisipasi meningkatnya volume kendaraan selama masa libur sekolah. Dalam dua pekan ke depan, arus lalu lintas di jalur alternatif yang menghubungkan Mojokerto dan Kota Batu diperkirakan akan mengalami peningkatan signifikan seiring tingginya aktivitas wisata masyarakat.
Tri Cahyo menambahkan bahwa kondisi fasilitas keselamatan di lokasi memang sudah memerlukan pembenahan agar tetap berfungsi secara optimal. Dengan adanya penambahan karung sekam dan perawatan jalur penyelamat, diharapkan tingkat keselamatan pengguna jalan dapat semakin meningkat serta risiko kecelakaan akibat rem blong di jalur Pacet–Cangar dapat ditekan semaksimal mungkin.(red/lis)
0 Komentar