Kejar Operasional Sekolah Rakyat, Pemkab Kediri Kebut Pembangunan Akses Jalan Rp4 Miliar

Penampakan ruang kelas bangunan SR Plosokidul, Plosoklaten. (photo by radar kediri)


 Pembangunan kompleks gedung Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Kediri terus dikebut. Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Kediri juga mempercepat penyelesaian infrastruktur pendukung, salah satunya akses jalan menuju kawasan sekolah yang ditargetkan selesai pada Juli mendatang.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kediri, Irwan Chandra Wahyu Purnama, mengatakan pekerjaan jalan saat ini tinggal menunggu proses pengiriman material mekanikal, elektrikal, dan plumbing (MEP) terakhir dari kontraktor pembangunan gedung SR.

Setelah seluruh material proyek keluar dari lokasi, pembangunan akses jalan akan langsung dimulai. "Untuk pekerjaan jalan tinggal pelaksanaan. Berdasarkan hasil koordinasi dengan pihak terkait, pelaksanaan dimulai setelah pengiriman material MEP terakhir dari kontraktor SR," ujarnya.

Pemkab Kediri akan membangun akses jalan sepanjang 2,1 kilometer yang menghubungkan jalan raya dengan kawasan Sekolah Rakyat yang berada di area perkebunan tebu milik PTPN.

Untuk merealisasikan proyek tersebut, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran sebesar Rp4 miliar. Sejumlah persiapan juga telah dilakukan, termasuk mendatangkan alat berat berupa ekskavator dan vibro roller.

Selain itu, tahapan awal berupa pembersihan lokasi dan pembentukan elevasi tanah dasar juga telah disiapkan guna mendukung kelancaran pekerjaan.

Irwan menjelaskan, pekerjaan fisik dijadwalkan berlangsung mulai 22 Juni hingga 12 Juli. Tahapannya meliputi pengiriman material lapis fondasi agregat, penghamparan menggunakan grader, pemadatan jalan, hingga proses pengaspalan.

Menurutnya, pembangunan akses jalan baru dapat dilaksanakan setelah jalur benar-benar steril dari aktivitas proyek pembangunan gedung Sekolah Rakyat. Hingga saat ini, kontraktor masih melakukan pekerjaan di lokasi sehingga diperlukan pengaturan jadwal keluar masuk kendaraan proyek agar tidak mengganggu pelaksanaan pembangunan jalan.

Selain pembangunan akses jalan, Pemkab Kediri juga memastikan seluruh utilitas pendukung, seperti jaringan listrik dan pasokan air bersih, telah dipersiapkan untuk menunjang operasional Sekolah Rakyat. Dengan demikian, setelah pembangunan gedung rampung, sekolah diharapkan dapat segera difungsikan. (red/hep)

Posting Komentar

0 Komentar