Tiga Pelaku Gondol Motor Siswa SMA di Parkiran Kafe Surabaya, Polisi Selidiki

     

Aksi Curanmor terekam CCTV di kafe kawasan Kampus Unesa, Jalan Lidah Wetan, Lakarsantri--(photo by memorandum co.id)

Surabaya – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) terjadi di area parkir sebuah kafe di Jalan Unesa, Lidah Wetan, Kecamatan Lakarsantri, Surabaya, Rabu (8/7/2026) siang. Korbannya adalah Keynard (16), seorang pelajar SMA yang kehilangan sepeda motor Honda Beat miliknya saat tengah berkumpul bersama teman-temannya.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu, korban bersama sejumlah rekannya sedang berada di dalam kafe. Beberapa saat kemudian, seorang pelayan meminta para pengunjung untuk memindahkan kendaraan agar lebih mudah dipantau dari area kafe.

Korban kemudian keluar menuju lokasi parkir. Saat itu ia sempat melihat dua sepeda motor melaju meninggalkan lokasi dengan kecepatan tinggi. Namun, ia belum menyadari bahwa salah satu kendaraan yang dibawa kabur merupakan motor miliknya.

"Saat saya keluar ada dua motor langsung tancap gas. Waktu itu saya belum sadar kalau motor saya yang hilang," ujar Keynard, Sabtu (11/7/2026).

Korban baru mengetahui sepeda motor Honda Beat warna silver bernomor polisi N 6844 QT telah hilang ketika hendak pulang. Menyadari kendaraannya tidak berada di tempat semula, ia bersama teman-temannya kemudian meminta bantuan kepada pihak kafe untuk memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV).

Dari rekaman CCTV, terlihat tiga orang yang diduga sebagai pelaku datang ke lokasi menggunakan sepeda motor matik. Mereka tampak mengamati situasi parkiran sebelum mencoba membobol dua unit sepeda motor yang terparkir.

Setelah sempat meninggalkan lokasi, para pelaku kembali lagi. Dalam percobaan kedua, satu sepeda motor gagal dibobol, sementara motor milik korban berhasil dibawa kabur.

"Di CCTV terlihat awalnya tiga orang datang melihat situasi. Mereka sempat mencoba membobol dua motor. Setelah itu pergi, lalu kembali lagi. Satu motor gagal dibobol, sedangkan motor saya berhasil dibawa," kata korban.

Akibat kejadian tersebut, Keynard mengaku mengalami kerugian sekitar Rp23 juta. Sepeda motor yang hilang merupakan kendaraan yang sehari-hari digunakannya untuk beraktivitas.

"Motor itu biasa saya pakai setiap hari. Waktu beli harganya sekitar Rp23 juta," ungkapnya.

Korban selanjutnya melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Lakarsantri agar dapat diproses sesuai ketentuan hukum.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Lakarsantri Ipda Aris Nuryanto membenarkan adanya laporan dugaan pencurian kendaraan bermotor tersebut. Polisi telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, serta mengamankan rekaman CCTV sebagai bagian dari proses penyelidikan.

"Kejadian itu benar adanya. Kami sudah mendatangi TKP, meminta keterangan saksi, mengecek rekaman CCTV, dan laporan dari korban sudah kami terima. Saat ini kasusnya masih dalam tahap penyelidikan," ujar Ipda Aris.

Polisi masih memburu para pelaku sekaligus mengumpulkan alat bukti guna mengungkap identitas komplotan yang diduga terlibat dalam aksi pencurian tersebut.(red/lis)

Posting Komentar

0 Komentar