Setelah Rusak Akibat Kerusuhan, Gedung Setda Kediri Kembali Layani Aktivitas Pemerintahan

 

(photo by radar kediri)


KEDIRI
– Gedung Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Kediri kini mulai difungsikan kembali secara bertahap setelah proses rehabilitasi selesai. Sejumlah bagian di lingkungan Sekretariat Daerah beserta beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) telah menempati gedung tersebut dan kembali menjalankan aktivitas pemerintahan.

Pemanfaatan gedung dilakukan secara bertahap menyesuaikan kesiapan sarana dan prasarana di masing-masing ruangan. Perlengkapan kerja seperti meja, kursi, perangkat komputer, hingga fasilitas pendukung lainnya dipastikan telah tersedia sebelum pegawai mulai menempati ruangan baru.

Sebagaimana diketahui, Gedung Setda Kabupaten Kediri mengalami kerusakan akibat kerusuhan yang terjadi pada Agustus 2025. Setelah melalui proses perbaikan yang didukung pemerintah pusat, bangunan tersebut akhirnya rampung direhabilitasi dan kini siap digunakan kembali sebagai pusat administrasi pemerintahan daerah.

Sebagai tanda dimulainya pemanfaatan gedung, Pemerintah Kabupaten Kediri menggelar syukuran yang dipimpin langsung oleh Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana.

Bupati yang akrab disapa Mas Dhito itu menjelaskan, sejumlah bagian telah lebih dahulu menempati gedung baru. Di antaranya Bagian Umum, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Bagian Perekonomian, Bagian Tata Pemerintahan, Bagian Organisasi, serta Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ).

Sementara itu, Bagian Hukum, Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim), serta beberapa bagian lainnya masih dalam tahap persiapan pemindahan.

"Sebagian sudah, namun ada yang mulai persiapan pindah," ujar Dhito.

Menurutnya, proses perpindahan tidak dilakukan secara bersamaan agar aktivitas pemerintahan tetap berjalan dengan baik. Setiap bagian baru akan menempati ruangan setelah seluruh perlengkapan kerja selesai dipasang sehingga pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.

Ia juga menegaskan tidak menetapkan target waktu tertentu bagi seluruh OPD untuk menempati gedung tersebut. Yang menjadi prioritas adalah memastikan setiap ruangan benar-benar siap digunakan sehingga pegawai dapat langsung bekerja secara optimal.

"Kalau sudah ada alatnya mereka langsung masuk," jelasnya.

Dhito berharap gedung yang telah direhabilitasi itu mampu memberikan suasana kerja yang lebih nyaman bagi aparatur sipil negara (ASN). Dengan lingkungan kerja yang lebih representatif, diharapkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat juga semakin meningkat.

"Semoga dengan adanya bangunan yang baru ini, yang saya rasa sangat layak, bisa memberikan manfaat. Tidak hanya memberikan kenyamanan, tetapi juga meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," ungkapnya.

Pantauan di lapangan menunjukkan proses pemindahan masih terus berlangsung. Sejumlah pegawai tampak mengangkut berbagai peralatan kerja, mulai dari meja, kursi, dokumen hingga perlengkapan administrasi lainnya menuju gedung Sekretariat Daerah. Aktivitas tersebut dilakukan secara bertahap agar operasional pemerintahan tetap berjalan normal selama masa transisi.

Dengan kembali difungsikannya Gedung Setda Kabupaten Kediri, pemerintah daerah berharap seluruh pelayanan administrasi dan koordinasi antarperangkat daerah dapat berlangsung lebih efektif. Selain menjadi simbol pulihnya fasilitas pemerintahan pascakerusakan, gedung yang telah direhabilitasi itu juga diharapkan mampu mendukung peningkatan kinerja birokrasi serta memberikan pelayanan publik yang semakin prima kepada masyarakat.(red/lis)

Posting Komentar

0 Komentar