KEDIRI – Pemerintah Kota Kediri terus memperkuat upaya menciptakan generasi muda yang sehat, cerdas, dan berkualitas melalui berbagai program kesehatan di lingkungan sekolah. Salah satunya diwujudkan lewat pelaksanaan Aksi Bergizi yang ditinjau langsung oleh Wakil Wali Kota Kediri, Qowimuddin, di SMP Negeri 1 Kota Kediri, Rabu (29/7).
Program tersebut diikuti ratusan siswa dengan beragam kegiatan edukatif, mulai dari sarapan bergizi bersama, penyuluhan mengenai pentingnya gizi seimbang, pemberian tablet tambah darah (TTD) kepada siswi, hingga aktivitas fisik untuk membiasakan pola hidup sehat.
Wakil Wali Kota Kediri yang akrab disapa Gus Qowim menegaskan bahwa menjaga kesehatan sejak usia sekolah merupakan investasi penting bagi masa depan. Menurutnya, tubuh yang sehat menjadi modal utama bagi generasi muda untuk belajar, berprestasi, dan mewujudkan cita-cita.
"Tubuh adalah amanah yang harus dijaga. Apa yang kita konsumsi dan bagaimana kita merawat kesehatan akan sangat menentukan kualitas kehidupan di masa depan," ujarnya di hadapan para siswa.
Dalam kesempatan tersebut, Gus Qowim juga mengingatkan para pelajar agar lebih selektif dalam memilih makanan dan minuman. Ia menilai kebiasaan mengonsumsi makanan cepat saji serta minuman tinggi gula yang semakin marak di kalangan remaja perlu diimbangi dengan pemahaman mengenai pentingnya pola makan sehat.
Menurutnya, kecerdasan seorang pelajar tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari kemampuan menjaga kesehatan melalui pilihan gaya hidup yang tepat.
"Saya mengajak seluruh siswa untuk mulai membiasakan diri memilih makanan yang sehat, memperbanyak konsumsi buah dan sayuran, mengurangi minuman manis, serta rutin berolahraga. Kebiasaan baik yang dilakukan setiap hari akan menentukan masa depan kalian," pesannya.
Ia menambahkan, kondisi fisik yang sehat akan membantu siswa mengikuti proses belajar dengan lebih optimal sekaligus mendukung perkembangan mental dan emosional mereka.
Pada kegiatan yang sama, juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Dinas Kesehatan Kota Kediri dengan seluruh kepala SMP Negeri se-Kota Kediri. Kesepakatan tersebut bertujuan memperkuat pelayanan kesehatan di lingkungan sekolah melalui optimalisasi fungsi Usaha Kesehatan Sekolah (UKS).
Melalui kerja sama tersebut, UKS diharapkan mampu menjalankan berbagai program kesehatan secara lebih maksimal, mulai dari pemeriksaan kesehatan berkala, edukasi pencegahan penyakit, hingga penanganan awal terhadap siswa yang mengalami gangguan kesehatan saat berada di sekolah.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri, Hamida, menjelaskan bahwa pemberian tablet tambah darah kepada remaja putri merupakan salah satu langkah strategis pemerintah dalam mencegah anemia sejak dini.
Program tersebut dilakukan secara rutin setiap pekan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas kesehatan remaja sekaligus mempersiapkan generasi perempuan yang sehat ketika memasuki usia produktif.
"Tablet tambah darah diberikan secara rutin seminggu sekali agar para remaja putri terhindar dari anemia. Ini merupakan investasi jangka panjang untuk menyiapkan calon ibu yang sehat sehingga dapat melahirkan generasi yang terbebas dari stunting," jelas Hamida.
Pemkot Kediri berharap Program Aksi Bergizi tidak hanya meningkatkan kesadaran siswa mengenai pentingnya pola hidup sehat, tetapi juga membentuk budaya hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah. Dengan demikian, para pelajar dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat secara fisik, cerdas dalam berpikir, serta mampu menjadi sumber daya manusia yang berkualitas bagi pembangunan daerah di masa mendatang.(Red/EI)
0 Komentar