SURABAYA- Sebuah kecelakaan tunggal melibatkan dump truck pengangkut pasir terjadi di Jalan Rungkut Puskesmas, tepat di depan SDN Kali Rungkut 1. Insiden tersebut diduga dipicu oleh kondisi aspal jalan yang mengalami keretakan di sisi tepi jalan, sehingga menyebabkan kendaraan berat itu terperosok ke dalam selokan saat melintas.
Pengemudi dump truck, Abdur Rosyid (56), menjelaskan bahwa kejadian berlangsung pada Selasa pagi sekitar pukul 09.55 WIB ketika dirinya sedang mengantarkan material pasir untuk kebutuhan sebuah proyek di kawasan tersebut. Saat itu, truk yang dikemudikannya berada di lokasi tujuan dan bersiap melakukan proses bongkar muatan.
Menurut keterangan Abdur, sebelum insiden terjadi, sebuah mobil kecil yang berada di belakang kendaraannya terus membunyikan klakson dan berusaha mendahului dari sisi kanan jalan. Untuk memberikan ruang bagi kendaraan tersebut, ia kemudian mengarahkan truknya secara perlahan ke sisi kiri sambil tetap melaju lurus.
“Awalnya saya geser ke kiri pelan-pelan supaya mobil di belakang bisa lewat. Setelah kendaraan itu melintas, tiba-tiba bagian bak truk terasa terangkat dan ban belakang langsung ambles masuk ke selokan,” ungkap Abdur.
Dump truck tersebut diketahui mengangkut pasir yang didatangkan dari Kabupaten Lumajang. Muatan yang dibawa memiliki bobot cukup besar, yakni sekitar 45 ton berdasarkan hasil penimbangan terakhir yang dilalui kendaraan tersebut. Berat muatan yang tinggi diduga turut memengaruhi kondisi jalan di lokasi kejadian, terutama pada bagian tepi jalan yang sudah mengalami kerusakan.
Akibat peristiwa tersebut, posisi kendaraan menjadi miring dengan roda belakang terjebak di dalam selokan. Proses evakuasi pun tidak dapat dilakukan secara langsung karena beban pasir yang masih memenuhi bak truk. Untuk mengangkat badan kendaraan dan mengembalikannya ke posisi semula, seluruh muatan pasir harus dipindahkan terlebih dahulu ke kendaraan lain.
Hingga saat ini, proses penanganan telah dilakukan oleh petugas dari Polsek Rungkut yang turun langsung ke lokasi guna mengamankan area dan mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian. Sementara itu, pemindahan pasir dilakukan secara bertahap menggunakan kendaraan jenis L300 agar beban truk berkurang dan proses evakuasi dapat berjalan lebih aman.
Abdur menyampaikan bahwa dirinya kini hanya menunggu selesainya proses pemindahan muatan dan pengangkatan kendaraan dari selokan. “Penanganan sudah dilakukan oleh Polsek Rungkut. Saya tinggal menunggu proses evakuasi truk dan pemindahan pasir di lokasi,” ujarnya.
Peristiwa ini menjadi perhatian warga sekitar karena menyoroti kondisi infrastruktur jalan yang dinilai perlu mendapat perbaikan, khususnya pada bagian tepi jalan yang rawan ambles saat dilalui kendaraan bertonase besar. Selain menyebabkan gangguan lalu lintas, kerusakan jalan seperti ini juga berpotensi menimbulkan kecelakaan serupa di kemudian hari apabila tidak segera ditangani.(red/lis)
0 Komentar