Kecelakaan Beruntun di Perlintasan KA Karangsono Pasuruan, Satu Mobil Hantam Tiga Motor

Kendaraan yang terlibat kecelakaan beruntun di perlintasan kereta api Karangsono, Sukorejo.-





PASURUAN- Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan satu unit mobil Toyota Kijang Innova dan tiga sepeda motor terjadi di perlintasan rel kereta api Karangsono, Desa Karangsono, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, pada Rabu (24/6/2026) sekitar pukul 04.00 WIB.

Peristiwa tersebut terjadi saat sejumlah kendaraan sedang berhenti di depan palang perlintasan untuk menunggu kereta api melintas. Namun, sebuah mobil Toyota Kijang Innova bernomor polisi N 1526 AAZ yang melaju dari arah utara tiba-tiba menabrak kendaraan-kendaraan yang berada di depannya.

Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno, menjelaskan bahwa kecelakaan diduga dipicu oleh kurangnya konsentrasi pengemudi mobil saat melintas di lokasi kejadian.

“Pengemudi diduga kurang fokus dan tidak berhati-hati ketika mendekati perlintasan kereta api. Akibatnya, kendaraan yang dikemudikannya langsung menabrak tiga sepeda motor yang sedang berhenti menunggu kereta melintas,” ujar Joko.

Tiga sepeda motor yang terlibat dalam insiden tersebut masing-masing Honda ADV bernomor polisi S 3867 NCH, Honda Revo N 5965 TCA, dan Honda Beat N 4483 EBC. Benturan keras menyebabkan kendaraan-kendaraan tersebut mengalami kerusakan cukup parah.

Tidak hanya menabrak tiga motor, laju Toyota Kijang Innova baru terhenti setelah menghantam tiang palang pintu perlintasan kereta api hingga patah. Akibat benturan tersebut, bagian depan mobil mengalami kerusakan berat, termasuk kondisi velg yang dilaporkan bengkok.

Meski kendaraan yang dikemudikannya mengalami kerusakan cukup serius, pengemudi mobil bernama Mardilengari (21), warga Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka-luka.

Sebaliknya, sejumlah korban dari kendaraan roda dua mengalami cedera dan harus mendapatkan penanganan medis. Penumpang Honda ADV, Candy Fatika Rasta (26), mengalami luka pada bagian kepala dan bahu sehingga harus menjalani perawatan di RS Prima Husada Sukorejo.

Sementara itu, Supriyono (46), pengendara Honda Revo, mengalami luka robek di bagian dahi serta lecet di beberapa bagian tubuh. Korban lainnya, Su’udi (53), pengendara Honda Beat, mengalami nyeri pada bahu dan luka lecet akibat benturan.

Selain menimbulkan korban luka, kecelakaan tersebut juga menyebabkan kerugian material yang ditaksir mencapai sekitar Rp17 juta. Kerusakan tidak hanya terjadi pada kendaraan yang terlibat, tetapi juga pada fasilitas perlintasan kereta api berupa tiang palang pintu yang patah akibat tertabrak mobil.

Petugas kepolisian yang menerima laporan segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta mengevakuasi para korban ke fasilitas kesehatan terdekat.

Saat ini, Unit Laka Lantas Polres Pasuruan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kecelakaan. Polisi juga telah meminta keterangan dari pengemudi mobil sebagai bagian dari proses penyelidikan.

Iptu Joko Suseno mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu menjaga konsentrasi dan meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintas atau mendekati perlintasan kereta api yang memiliki tingkat risiko kecelakaan cukup tinggi.

“Kami mengingatkan kepada seluruh pengendara untuk selalu fokus saat berkendara dan mematuhi aturan lalu lintas, khususnya ketika mendekati perlintasan kereta api. Kewaspadaan sangat penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” pungkasnya.(red/lis)

Posting Komentar

0 Komentar