KEDIRI - Kemampuan berbicara di depan publik menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung pelayanan kepolisian yang humanis dan profesional. Karena itu, Polres Kediri mengadakan pelatihan Master of Ceremony (MC) 2026 di Aula Wicaksana Laghawa Mapolres Kediri, Selasa (12/5).
Kegiatan tersebut diikuti personel dari berbagai satuan fungsi dan Polsek jajaran. Dalam pelatihan itu, peserta mendapatkan materi seputar konsep 5W1H, etika protokoler, penyusunan naskah MC, teknik penguasaan panggung, hingga cara membuka dan menutup acara secara baik dan tepat.
Peserta juga dikenalkan pada peran MC sebagai pengatur suasana acara (mood setter), pengelola jalannya kegiatan (stage manager), sekaligus penghubung komunikasi antara penyelenggara dan audiens.
Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji melalui Kabag SDM Polres Kediri Kompol Eko Prasetio Sanosin menjelaskan, kemampuan komunikasi menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang pelaksanaan tugas kepolisian di tengah masyarakat.
“Seorang MC dituntut mampu membangun suasana, memahami rangkaian acara, serta menyampaikan informasi dengan jelas dan beretika,” ujarnya.
Kompol Eko menambahkan, keterampilan komunikasi yang baik juga diperlukan personel saat memberikan pelayanan maupun edukasi kepada masyarakat.
“Cara penyampaian pesan sangat berpengaruh terhadap bagaimana masyarakat menerima pelayanan yang diberikan,” tambahnya.
Selain penyampaian teori, peserta juga mengikuti sesi praktik secara langsung guna melatih rasa percaya diri dan kemampuan berbicara di depan umum dengan pendekatan yang komunikatif dan profesional.
Pelatihan berlangsung interaktif dan diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia Polres Kediri dalam mendukung pelayanan publik yang semakin adaptif serta humanis.
(red)
0 Komentar