Awal Puasa, Pengiriman Barang dari Kediri ke Ternate Masih Terbatas

  

Kediri – Aktivitas pengiriman kargo udara dari Kediri melalui Bandara Internasional Dhoho Kediri masih terbilang landai pada awal Ramadan. Hingga saat ini belum terlihat peningkatan signifikan dalam volume pengiriman barang melalui jalur udara dari wilayah tersebut.

Meski demikian, potensi pengiriman logistik melalui bandara tersebut dinilai cukup besar. Salah satu faktor pendukungnya adalah tarif pengiriman yang disebut lebih murah dibandingkan bandara lain di wilayah Jawa Timur.

Pada pekan pertama Ramadan, data sementara menunjukkan pengiriman kargo udara dari Kediri masih terbatas. Tercatat hanya ada dua pengiriman barang menuju Kota Ternate dengan total enam koli.

Rinciannya, satu pengiriman terdiri dari tiga koli dengan berat sekitar 85 kilogram, sementara tiga koli lainnya memiliki berat total sekitar 102 kilogram.

PIC DMK Kargo Kediri, Elka Dwi menjelaskan kondisi tersebut dipengaruhi oleh menurunnya permintaan dari daerah tujuan pengiriman. Hal itu membuat para pedagang atau pengirim barang dari Kediri belum berani mengirim dalam jumlah besar.

Menurutnya, pada minggu pertama Ramadan aktivitas pengiriman memang cenderung sepi karena permintaan dari luar daerah masih menurun.

Ia menambahkan, sebenarnya aktivitas pengiriman barang dari Kediri cukup ramai. Namun sebagian besar dilakukan melalui sistem marketplace seperti Shopee yang menggunakan jalur distribusi berbeda.

Pengiriman melalui marketplace tersebut umumnya ditangani oleh jasa ekspedisi tertentu sehingga tidak melewati Bandara Dhoho.

Akibatnya, volume kargo udara dari Kediri masih kalah dibanding pengiriman melalui Bandara Internasional Juanda di Surabaya.

Menurut perhitungannya, pengiriman barang dari Kediri melalui Juanda bahkan bisa mencapai sekitar 350 kilogram dalam periode waktu yang sama.

Adapun jenis barang yang dikirim melalui jalur kargo udara cukup beragam, mulai dari tanaman hingga peralatan kesehatan yang dikirim ke berbagai daerah di Indonesia.

Meski aktivitas pengiriman belum ramai, minat pelaku usaha untuk memanfaatkan layanan kargo udara di Bandara Dhoho sebenarnya cukup tinggi. Hal tersebut terlihat dari banyaknya pihak yang menanyakan jadwal penerbangan kargo terbaru, termasuk untuk pengiriman pada hari Minggu.

Tarif pengiriman melalui Bandara Dhoho juga disebut sekitar 20 persen lebih murah dibandingkan melalui Bandara Juanda, khususnya untuk tujuan wilayah Indonesia bagian tengah seperti Kalimantan dan Sumatera. Selain itu, pengiriman juga dilakukan menuju Kupang dan Ternate.

Elka menambahkan, aktivitas pengiriman kargo udara dari Kediri diperkirakan akan mulai meningkat menjelang Lebaran.

Biasanya lonjakan terjadi sekitar H-7 Idulfitri karena pengiriman melalui jalur darat dan laut mulai dibatasi akibat meningkatnya arus mudik masyarakat.

(Red.EH)

Posting Komentar

0 Komentar