Nganjuk, Kabarreskrim.co.id – Ruas jalan menuju wisata Bukit
Cinta dan Monumen Ngepeh dikeluhkan warga dan pengguna jalan karena kondisinya
yang rusak parah dan belum ada perbaikan. Jalan kabupaten ini merupakan akses
utama menuju objek wisata Bukit Cinta dan juga menjadi jalur utama bagi
anak-anak yang menuju Pondok Pesantren (Ponpes) Mojosari, serta satu-satunya
jalan bagi warga Dusun Sumbersari, Desa Ngepek, Kecamatan Loceret.
Selasa (14/1/2025), kerusakan jalan terlihat jelas dengan banyaknya lubang
besar dan kerikil tajam yang mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Warga
setempat mengungkapkan kekhawatirannya karena kondisi jalan yang semakin
memburuk, sehingga mengancam keselamatan mereka saat melintas.
"Lubang-lubang di jalan cukup bervariasi, mulai dari 10 cm hingga hampir
separuh badan jalan, dengan kedalaman lebih dari 5 cm," kata Wardi, salah
satu warga setempat.
Beberapa warga juga mengungkapkan bahwa material batu kasar yang digunakan
untuk menambal jalan pada bulan Ramadhan lalu, kini kembali rusak akibat hujan
yang menggenang. "Kami tidak menuntut banyak, setidaknya jalan ini bisa
ditambal dulu, meskipun belum bisa di-hotmix," ujar Hendrik, seorang warga
yang tinggal dekat jalan tersebut.
Kepala Desa Ngepeh, Eko Cahyono, yang kami temui juga mengakui bahwa jalan
tersebut sudah rusak selama hampir satu tahun. "Saya sudah mengupayakan
agar Pemkab segera memperbaiki jalan ini, terutama yang menuju wisata Bukit
Cinta dan Monumen Ngepeh, sepanjang sekitar satu kilometer," ujar Eko.
Kondisi jalan yang rusak juga sangat mengkhawatirkan, terutama bagi
anak-anak yang bersepeda ke Ponpes Mojosari. "Setiap kali melintas, mereka
sering mengalami ban gembos akibat terkena kerikil tajam," ungkap seorang
pemilik bengkel di daerah tersebut. (Red Bon)

0 Komentar