MBAH Tukimin Pasrah Dengan Keadaan Tidur di Kandang Ayam Bertahun Tahun.

NGANJUK, kabarreskrim.co.id - Di usia senjanya, Tukimin, seorang kakek berusia 86 tahun asal Lingkungan Gambirejo, Kelurahan Warujayeng, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk belum bisa hidup tenang. 


Betapa tidak, sehari-hari ia terpaksa tidur bersama ayam, di rumah reyotnya yang nyaris roboh. Karena hidup sebatangkara, hewan peliharaan itu menjadi satu-satunya teman setianya.    Rabu . 31 Januari .2024 .


Supadi, aktivis Komunitas Nganjuk Peduli,  mengatakan, kondisi rumah tempat tinggal Mbah Tukimin sangat memprihatinkan. Atapnya bocor, lantai masih tanah dan dinding banyak yang retak.


"Kondisi rumah Mbah Tukimin menjadi saksi kesendirian dan keterbatasannya. Keadaan semakin sulit karena ia tidak memiliki keturunan atau anak, dan sang istri sudah meninggal," terang Supadi.


Kepada  Tim investigasi. Kabarreskrim.  Mbah Tukimin mengaku saat ini tidak bekerja, karena keterbatasan usia dan fisik.

"Untuk bertahan hidup saya berjualan ayam peliharaan, untuk kebutuhan membeli makanan sehari-hari," ujar Mbah Tukimin.


Dengan kondisi rumah yang tak layak huni tersebut, Mbah Tukimin tak memungkiri punya kekhawatiran sewaktu-waktu bangunannya akan roboh.


Di tengah keterbatasannya, ia mengaku hanya bisa pasrah sambil berharap ada uluran tangan untuk membantu memperbaiki. Rutilahu Mbah Katimin. (red.bon)

Posting Komentar

0 Komentar